Apa itu perusahaan efek – Saham merupakan salah satu instrument investasi yang diperdagangkan di pasar modal. Terdapat banyak instrument investasi yang tersedia di pasar modal seperti saham, obligasi, SUN, ORI dan reksa dana. Untuk dapat bertransaksi, Anda harus membelinya melalui Perusahaan Efek.

Apa itu Perusahaan Efek?

Berdasarkan definisi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan efek adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer), Penjamin Emisi Efek (Underwriter), dan Manager Investasi (MI).

Suatu perusahaan efek dapat melakukan salah satu dari kegiatan usaha tersebut, tetapi juga dapat melakukan dua atau bahkan ketiga kegiatan usaha tersebut. Hal ini sangat bergantung kepada permodalan dan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan efek tersebut.

Terdapat dua jenis perusahaan efek di Indonesia, yaitu Perusahaan Sekuritas dan Manager Investasi. Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang menjadi perantara bagi investor untuk melaksanakan jual beli sekuritas (efek), sedangkan manajer investasi merupakan perusahaan yang mengelola dana dari masyarakat dalam suatu portfolio reksa dana.

Baca juga : Cara Memilih Perusahaan Sekuritas Yang Efektif

Kegiatan usaha Perusahaan Efek

Terdapat tiga (3) kegiatan usaha yang dapat dilakukan perusahaan efek, yaitu :

  1. Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer). Perusahaan efek yang menjalankan aktivitas sebagai pedagang efek berperan sebagai perantara dalam kegiatan usaha jual beli efek di pasar modal.
    Perantara pedagang efek yang telah mendapatkan izin OJK berhak untuk mempergunakan sistem dan sarana Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  2. Penjamin Emisi Efek (Underwriter). Penjamin emisi efek berperan untuk membantu perusahaan yang ingin menawarkan sahamnya kepada masyarakat melaui initial public offering / IPO.
    Perusahaan yang berhasil melakukan IPO akan menjadi perusahaan public dan mendapatkan gelar terbuka terbuka (tbk.). Contohnya adalah PT Bank Mandiri Persero Tbk dengan kode emiten BMRI.
  3. Manager Investasi (MI). Manajer investasi merupakan pengelola portfolio efek untuk nasabah. Saat ini Manajer Investasi dikenal luas oleh masyarakat sebagai pengelola reksadana yang dapat dibeli melalui seluruh Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

 

Profesi di Perusahaan Efek

Perorangan yang bekerja di perusahaan efek wajib untuk memiliki sertifikasi Wakil Perusahaan Efek (WPE). Terdapat tiga jenis izin dari perusahaan efek, yaitu Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), dan Wakil Manajer Investasi (WMI).Untuk mendapatkan izin tersebut dari OJK, Anda harus melalui ujian yang diselenggarkan oleh Panitia Standar Profesi. Salah satu penyelenggara sertifikasi tersebut adalah TICMI yang websitenya dapat langsung Anda akses di sini.

Author

Write A Comment